BUDAYA

Wisata “Halal” versus Wisata “Sakral”

Comments (1)
  1. Rerung says:

    Saya pribadi mendukung pemerintah menghalalkan wisata Toraja. “Angga’i tu pemali”
    Pandangan singkat saya wisatawan lokal khususnya banyak yg tidak menghargai kesakralan wisata Toraja dengan menjadikn tempat wisata sebagai tempat berbuat mesum. Sayangnya banyak yg tidak peduli dgn hal ini bahkan malah ada yg menfasilitasi untuk meraup keuntungan.
    Tabe’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *