TANA TORAJA

Wabup Tana Toraja: Kandang Babi di Makale Bukan Dilarang Tapi Ditata

Comments (3)
  1. Jensa says:

    Buat Bapak WAnya terhormat
    Bisakah bapak tidak berat semua pak,
    Tentu Bpak tau dri dulu matapencariannya mereka dari hasil penjualan babi
    Ingat Pak klau mau pro trhadap rakyat betul”jgn berat sebelah ingat masyarakat kecil yg mengatungkan hidupnya dari ternak babi

  2. Porta says:

    klau wacana wisata halal…ya memang tdk tepat tuk diterapkan ditoraja…sperti halnya ide ttg wisata halal di comodo flores ntt yg mendapat penolakan dari masyarakat luas….tetapi klau terkait Ranperda penyelenggaraan ketertiban umum yg al.mengatur ttg tertib pemeliharaan ternak ya hrs diterapkan bukan untuk melarang masya.memelihara ternak…akan tetapi ternak yg dipelihara hrs memperhatikan kebersihan kandang dan lingkungan sehingga tdk hanya peternak yg untung tp masyarakat sekitarx jg tdk terganggu krn ternak yg kita pelihara…..tabe

  3. Aris says:

    Bagaimana cara menata bau menyengat? walau pun kandang ditata apakah bau bisa ditata? Mungkin jalan terbaik adalah Pemda Tana Toraja melokalisasi peternakan babi yang ada di Kota Makale, memindahkan ternak2 mlik masyarakat ke tempat yang sdh disiapkan oleh Pemda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *