BUDAYA

Netizen Tolak Label Halal untuk Pariwisata Toraja

Comments (1)
  1. Egan says:

    Saya rasa saudara2 kita di Toraja menanggapi terlalu berlebihan…. ini adalah upaya pemerintah untuk mendongkrak kunjungan wisatawan lokal… label HALAL bukan berarti merubah dan mencampuri tatanan adat istiadat, serta kebiasaan, tetapi TUJUANNYA adalah bagaimana supaya wisatawan muslim dapat difasilitasi dan nyaman selama mereka di Toraja, contohnya ; HOtel menyiapkan musholla dan sajadah, arah kiblat di kamar, adanya restaurant muslim di daerah wisata, restaurant memisahkan antara makanan BAB I dan BAB II… DAN INI SUDAH ADA… tinggal labelnya untuk mendongkrak kunjungan wislok….kok ada yg asumsikan katanya masyarakat dilarang ternak BABI, pernak pernik Tongkonan yg berbau non muslim akan dicopot…. perlu kita pahami… di tahun 2018 itu kunjungan wisatawan lokal ke Toraja sebanyak 65% dan mancanegara 35%… kita maklumi bahwa masyarakat gampang disulut dengan isue2 yg tidak jelas… saya harap kita mampu menelaah isu lebih cermat demi kebaikan Toraja…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *